Haid jadi kacau karena kegemukan mungkin, banyak pikiran, jadi hormon kacau mempengaruhi siklus haid.
Tak pikir entah hamil kah ini, ternyata bukan.
Minumlah kayu manis, semoga haid itu tiba dengan alami.
Hidupp yang alami.
Haid jadi kacau karena kegemukan mungkin, banyak pikiran, jadi hormon kacau mempengaruhi siklus haid.
Tak pikir entah hamil kah ini, ternyata bukan.
Minumlah kayu manis, semoga haid itu tiba dengan alami.
Hidupp yang alami.
Tahun 2021 ini kami pindah rumah sewa di perumahan baru. Sudah rezekinya harus disyukuri, mau punya rumah sendiri, sepertinya belum pantas memilikinya dan belum rezeki kami.
Gak mau ngotot lagi mau punya rumah sendiri. Pernah ngajukan cicilan rumah tapi ditolak, berarti memang belum rezekinya. Pekerjaan paksu juga belum jelas dan masih menanti jawaban, gak bisa berandai andai dulu deh. Harus rajin rajin nabung lagi dan harus hemat hemat dulu agar punya simpanan untuk ke depan, gak harus mau buat rumah atau mau beli sesuatu, dipikirkan lagi kalo mau belanja belanja yang gak begitu penting.
Sementara ini nyewa rumah aja di sini, gak usah pikir yang macam macam, minta ini minta itu sama suami, kencangkan ikat pinggang dulu. Menikmati hari hari di umur yang mau menginjak 37, semoga di sisa umurku ini umur yang berkah, sehat lahir bathin, bahagia bersama keluarga, aamiin. Pokoknya bersyukur aja ya jah apa yang dinikmati sekarang ini.
Alhamdulillah tahun ini menuju ke 37 tahun. Semakin berkurang jatah usiaku, berarti bertambah tua juga diri ini Ya Allah. Ini berarti menandakan usia biologis ku juga semakin tua, kemampuan untuk memiliki anak jadi semakin kecil menurut pendapat para dokter.
Segala upaya sudah dilakukan, karena belum rezeki ikhtiar kami belum berhasil, dan belum kehendakNya. Kami hanya bisa ikhtiar semampu kami, selebihnya kami serahkan kepadaNya.
Obat obatan pun sudah tak sanggup kuminum seperti dulu karena biaya dan masalah kesehatan lainnya.
Semoga ada harapan di kemudian hari untuk kami memiliki anak dan memberikan keturunan yang sholeh dan sholehah, aamiin.
Ntahlah, tahun demi tahun telah terlewati. Emosi yang tidak stabil, hati dan fikiran yang tidak sejalan. Diri ini yang tak pandai menjaga hati agar tak mudah rapuh, selalu kokoh, kok rasanya sulit sekali. Mungkin itulah sebabnya aku jadi seperti ini ya, dan akulah semua penyebabnya.
Kemaren kemaren biasa aja, entah kenapa jadi seperti ini. Padahal hati ini senang baru dapat berita bagus dari saudara sepupu yang baru saja nikah.
Tapi mengapa mood baikku jadi memudar seketika. Apakah ini Ya Allah, apa yang harus aku lakukan untuk mengembalikan mood baikku yang hilang.
Ya Allah, ampuni kami Ya Allah, aku berlindung padaMu ya Allah. Semuanya hanya Allah yang mengetahui dan rencanaMu hanya Engkau yang mengetahuinya.
Semua kuserahkan pada Mu. Semoga tercipta keharmonisan dalam rumah tangga kami, jauhkanlah dari hal yang tidak baik.
Alhamdulillah, keluarga kami mau memasuki 4 tahun, kadang suka kadang duka. Kadang pula berselisih, kadang baik baik saja. Ikhtiar demi ikhtiar untuk mempunyai anak sudah kami lakukan, serta nasehat nasehat orang tua kami turuti, semoga segera terwujud.
Aku sayang orang tuaku, teringat juga akan mama dan papaku yang telah berusaha keras agar aku segera menikah dan mempersiapkan segala macam rangkaian acara pernikahanku.
Sekarang aku harus semangat terus. Semoga keluarga kami menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warrohmah. Harus fokus ke depan menjaga kesehatan, ingin mempunyai anak, semoga lekas diberi keturunan. Aku pasrah Ya Allah.
Aku memang gak guna lagi. Di mata orang, aku ini bukan apa apa dan mungkin tak bisa apa apa.
Semua belum ada, tak bisa yang diandalkan. Tak cocok kemana mana. Tak adalah yang baik untukku. Semua tak paham akan diriku.
Sudahlah sudah, mau buat apa lagi aku ini
Tak tahu kapan yang ditunggu tunggu kapan datangnya.
Berharap akan tiba saatnya dan watktu yang terbaik agar ia datang ke pelukanku.
Jiwa sepi dan hampa tak ada dirinya. Harus bagaimana aku tanpa dirinya.
Ya Allah, waktu terus berjalan hingga kini, tapi belum juga ia tiba. Mudah mudahan selalu bersabarlah diriku dan selalu berpikiran positif.
Hanya kepadaMu lah aku berharap, karena hanya Engkaulah yang mengetahui yang terbaik untuk diriku.